Berhaji Karena Allah, Bukan Karena Olah Indahnya kata terucap di mulut seorang muslim "saya berhaji ini karena Allah", beberapa tahun yang lalu saya mendaftar, sabar menunggu dan tahun ini baru bisa berangkat sesuai ketentuan. Saya bersyukur, niat saya menabung dari penghasilan sawah untuk menunaikan ibadah haji, Insya Allah terkabul dan saya berangkat haji ini karena Allah, dapat menyisihkan harta dari penghasilan hidup keluarga pas-pasan. Jika di lihat dari raut wajah dan matanya berlinang mungkin setiap orang yang melihat akan memberikan pendapat sama bahwa ucapannya lahir dari hati yang tulus bersahaja tanpa rekayasa...itu "berhaji karena Allah". Ada lagi ucapannya yang sama seperti itu, namun tidak mewakili dari sebuah ketulusan bahkan dapat dikatakan lebih cenderung basa-basi karena yang terucap bertolak belakang dengan proses yang dilakukan. Sebut saja, harta yang diperoleh dari jalan tidak halal, seharusnya belum porsinya berangkat tapi lewat lo...
Komentar
Posting Komentar